ANUGERAH TERINDAH
ANUGERAH TERINDAH Karya : Alviyatun Perjalanan ini masih panjang, jalan pun penuh terjal Kadang duri kadang kerikil tajam, mendera bertubi, tak mau peduli Sepanjang hari bertandang luka, luka yang belum sempat mengering Kembali menganga, tergores lagi Oleh belati yang tak pernah ingin mengerti Berapa lama lagi waktu bahagia kembali ? Menumpuk duka ini mematikan rasa dan sadarku Hati, jiwa, dan asa tak sanggup tergerak lagi Berhenti di sisi pusaran bumi Diam, menggugu tersedu Bumi... Ia yang telah lama mengenal jati diri ini Tak pernah menelantarkan raga dan jasad ini terlalu lama menyepi dan menyesat diri Berbisik ia pada batu, kerikil tajam, dan onak duri Jangan pernah kau menggores tubuhnya lagi Ia pun berujar pada tanah yang tak henti dipijak Sudilah kiranya kau nampakan lagi rumput sebagai alas yang rimbun dan menghijau Di atasnya, serangga kecil nan lincah dan riang Melompat-lompat dengan girang Memadu padan kehidupan pada keindahan alam Tiada lagi rintihan, karena yang...