PERMAISURI ISTANA, PEREMPUAN ISTIMEWA
PERMAISURI ISTANA, PEREMPUAN ISTIMEWA Karya : Alviyatun Ilustrasi : Oberholster Venita dari Pixabay Pagi buta, ia telah terjaga Bukan untuk memperbaiki selimut diri Bukan pula untuk sekedar melepas hasrat ingin ke kamar mandi Dan kemudian terlelap kembali Tapi ia beranjak, meninggalkan kehangatan selimut malam Mencari sedikit air mengusap raut muka agar terasa segar Meski rasa dingin masih menyergap tubuhnya Ia siap bertarung melawan ganasnya si jago merah yang menyembur dibalik wajan penggorengan Tak cukup sekedar dapur tempatnya mengekspresikan diri Seluruh istana kecilnya adalah tempat ia berkreasi Lantai yang mengkilat selalu menanti belaian lembut tangannya untuk diusap Peraduan rapi adalah wahana melepaskan penat tubuh seharian Meja, kursi, tempat singgah nyaman tak luput dari perhatian Riasan bunga-bunga meramaikan setiap sudut ruangan Menyapa setiap pandang penghuninya, agar merasa nyaman Pun masih sempat ia tersenyum dan tak lelah bercengkrama Di sisi lain, ia menyambut sekelu...