(Puisi terakhir di tahun 2024)
Karya: Alviyatun
Puisi istimewa tentang anaku tercinta Silvi dan lelaki istimewaku
Apa kabar kalian di sana, Nak?
Tentu lebih menyenangkan dan membahagiakan, ya
Perjuanganmu, Nak, terngiang senantiasa
Kamu dan lelaki yang setia mendampingiku dan sangat ibu cintai
Kalian berdua pejuang yang tangguh dan hebat tak mengeluh
Tak kecewa dengan apa yang telah Allah takdirkan
Meski tubuh kalian terkoyak oleh sakit tak berkesudahan
Allah anugerahi jalan berjumpa denganNya lebih cepat
Masyaallah, tentu perjumpaan kalian denganNya sangat membahagiakan
Mengenang perjuangan kalian membuatku semakin yakin dengan segala ketentuan
Mengenang perjuangan kalian membuatku semakin belajar untuk bersabar dalam ikhtiar
Mengenang perjuangan kalian menyadarkan bahwa hidup tak melulu bersenang-senang
Mengenang kalian menyadarkan bahwa Allah sangat menyayangi kalian
Ia ingin kalian segera berpulang menemuiNya
Wahai Allahu Rabbi, perkenankan permintaan anak dan suamiku di sana
Tempatkan keduanya bersama hamba-hambaMu yang sholeh dan sholehah
Bersama kakek nenek dan keluarga yang telah mendahuluinya dalam kebahagiaan abadi
Tak ada rasa sakit lagi, tak ada rasa perih lagi, tak perlu minum obat-obatan dan kemoterapi
Damai dan indah dalam taman-taman surgawi
Kami di sini di dunia yang tak jauh dari tempatmu tidur
Kami ingat selalu senyum dan ceriamu, gelak tawa dan candaanmu
Itu yang selalu kami bicarakan di meja makan
Seperti dulu saat kita bersama-sama
Tak ada yang berubah, hanya jumlah anggota keluarga kita yang berkurang
Dari lima menjadi empat, kemudian menjadi tiga
Dan baru kusadari, kini aku adalah kepala keluarganya
Masyaallah ya
Kota Bantul, 31 Juli 2025
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar, kritik dan sarannya. Semoga memperluas wawasan dan pengetahuan saya, sehingga puisi-puisi saya semakin berkualitas, dan menginspirasi siapapun yang membacanya