KIDUNG TEPIAN HATI
KIDUNG TEPIAN HATI
Oleh : Al Ummu Sina Ahmad (Alviyatun)
Kidung – kidung nyanyian apik
Terlalu sering terdengar di telinga
ini
Sampai tak terasa mulut bergerak
Mengikuti alunannya
Kidung ini memang tak asing di telinga
Tapi
mengapa?
Detak
dan desir jantung terasa lebih tajam
Terhimpit
sesak walau napas terhela lebih dalam
Gundah
dan galau menyisir tepian hati
Tak mau ia pergi….
Bergelut dan bersandar, di ujung menanti
Bayang itu terlalu manis
Namun terlalu naïf
Menyisakan benih – benih rasa
Yang sempat tertanam
Rasa yang enggan pergi meski mulai
mengiris hati
Siapa yang berhak mengakhiri?
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar, kritik dan sarannya. Semoga memperluas wawasan dan pengetahuan saya, sehingga puisi-puisi saya semakin berkualitas, dan menginspirasi siapapun yang membacanya