IBU, AKU SAYANG IBU

IBU, AKU SAYANG IBU

Ibu...
Sayup kudengar suara lembutmu
Saat engkau membangunkanku
Dari lelapnya tidur malamku  

Geliat tubuh yang malas beranjak 
Menyisakan episode - episode kehidupan di alam mimpi 
Mendengkur kembali tanpa peduli akan hadirmu penyejuk hati 
Melanjutkan perjalanan panjang di bawah sadar diri 

Suara adzan lantang terdengar 
Dari masjid seberang jalan 
Menyeru setiap insan melepas selimut malam 
Menyegerakan panggilan Tuhan 

Kokok ayam jantan melagu bersahut - sahutan 
Mengajak insan membuang hasrat dan mensucikan badan 
Melangkahkan kaki memenuhi suara panggilan 
Demi kewajiban dan kebutuhan iman 

Nikmat iman yang kau katakan, Ibu.. 
Masih terngiang di kalbuku 
Kucoba untuk meresapinya satu satu 
Membawanya dalam setiap perilaku 

Tak apa masih terseok-seok 
Itu katamu, ibu 
Tak apa belum bisa sempurna 
Itu pesanmu, ibu 
Karena manusia takkan pernah bisa sempurna 
 Ibu.... Aku sayang Ibu

Penulis : Alviyatun

Komentar

  1. Alviyatun saya sudah berkunjung, Mbak. Sudah bagus puisinya. Hanya ada sedikit koreksi: benahi kembali untuk penulisan kata ulang, penulisan tanda baca elips. Perkaya kembali diksi. Untk sementara itu dulu.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar, kritik dan sarannya. Semoga memperluas wawasan dan pengetahuan saya, sehingga puisi-puisi saya semakin berkualitas, dan menginspirasi siapapun yang membacanya

MENIKUNGKAN DARMA BAKTI

MERENDA HARI (Meluapkan kegundahan)

MELAS