IBU DAN BAPAK (Dialog Dua Hati)
Hari ini apa yang ingin ibu sampaikan ke bapak
Apakah tentang anak-anak
Ataukah tentang pekerjaan ibu yang sudah cukup banyak?
Mari kita ke beranda sejenak
Duhai ibu, bapak siap mendengarkan
Apapun yang ibu sampaikan
Tak perlu ibu merasa sungkan
Karena bapak tak akan pernah abaikan
Sang ibu masih terdiam
Tertunduk dan mulutpun seakan tercekam
Memandang sehelai kain yang dikenakan
Dan saputangan yang tergenggam di tangan
Namun hati pun tak kuasa menahan
Luapan rasa yang lama terpendam
Gemuruh di dada memuncak berkecamuk tak karuan
Lisanpun mengucap bait penuh getaran
Bapak...
Ibu masih tertunduk dalam dekapan rasa
Sekian lama bersama, mungkin bapak tak merasa
Tak sedikit peluh perih menerpa
Tapi entah mengapa, batin ibu selalu bisa menerima
Ungkapan bapak yang tak pernah mengabaikan
Mengingatkan ibu pada saat perjanjian
Dua insan akan saling memberikan kelebihan
Dan menerima segala kekurangan
Bukan harta dan warisan yang menjadi tujuan
Tapi membersamai dalam susah dan senang
Mengisi dalam setiap kekurangan dan mensyukuri dalam setiap kelebihan
Mengingatkan dalam setiap kealpaan dan membangun iman sebagai kekuatan
Bapak...
Meski usia kita tak lagi belia
Ubanpun menguntai di rerimbunan rikma
Ibu selalu siap membendung dan menjaga
Luapan cinta antara kita
Demi meraih berkah dan ridhoNya
Demi hidup bersama di jannahNya
Demi kelangsungan hidup generasi kita
Suri tauladan sangatlah berharga
Bapak...
Ibu mencintaimu karena Allah semata
=======================================================================
Bantul, 5 Juli 2020
Teruntuk bapak dan ibu yang semoga selalu dalam rahmatNya
Yang tak pernah lelah mendoa
Semoga bahagia sehat sejahtera
Sampai ke surga selalu bersama
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar, kritik dan sarannya. Semoga memperluas wawasan dan pengetahuan saya, sehingga puisi-puisi saya semakin berkualitas, dan menginspirasi siapapun yang membacanya