PENGANTIN MASA PANDEMI
Rangkaian bunga menghiasi beranda wisma
Untaian pesan terukir indah dalam balutan kata
Busana kebesaran gemerlapan menggoda setiap mata
Beralas hamparan permadani menyambut raja dan ratunya
Pesan-pesan karangan bunga terpajang memenuhi tenda
Kakek nenek, opa oma, papa mama, para mudi muda
Menyusur permadani sambil tersenyum penuh makna
Sejenak mengucap kata bahagia dan doa menjadi pasangan samawa
Dalam lantunan lagu-lagu asmara
Dari jauh keluarga besan datang berombongan
Membawa banyak oleh-oleh, doa, dan pesan
Memberikan peluk cium kasih sayang
Melepas pengantin berjuang di medan yang penuh tantangan
Sejenak lupa akan peristiwa dunia
Bahwa pandemi Covid belumlah sirna
Menjemput bahagia yang lama direncana
Hingga tak peduli negara sedang berduka
Pengantin masa pandemi yang berbahagia
Melewati hari-hari, bercanda dan bercumbu mesra
Melupakan sejenak semua peristiwa dunia
Meraup cinta dalam kulum senyum sejuta rasa
Tak sempat terpikir akan nasib selanjutnya
Bahwa ayah,bunda,mertua, atau saudara berjuang melawan ganasnya virus Corona
Yang kuat sembuh dan sehat, yang lemah jatuh tak berdaya
Menangis pun tiada guna, karena air mata takkan menghapus duka
******************************************************************
Semoga kita lebih bijak mengambil langkah tepat
Demi keluarga tetap bahagia dan sehat
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar, kritik dan sarannya. Semoga memperluas wawasan dan pengetahuan saya, sehingga puisi-puisi saya semakin berkualitas, dan menginspirasi siapapun yang membacanya