SI PONGAH KATA

SI PONGAH KATA
Karya : Alviyatun
Gambar oleh 愚木混株 Cdd20 dari Pixabay 


Telah sekian hari kurangkai kata demi kata, menjelajah dunia dengan alam pikir nyata
Meski tak pernah kutemukan rangkaian kata yang tepat, untuk menyambung kalimat demi kalimat.

Tapi kata teramatlah banyak. Harusnya kubeli saja seluruh kata di dunia ini
Agar semua menjadi milikku sendiri
Saat orang lain ingin merangkai kata, ia akan mencari, memburu bahkan bisa jadi membunuhku.
Hanya demi kata

Saat itulah kesempatan emas. Aku takkan pelit dengan menjual murah kata-kataku
Bahkan kubiarkan mereka mengambil satu per satu, asal mereka sudi membaca karya kataku.
Kalaupun ada yang tak ingin membaca, lantas mencuri kekayaan kataku, 
Bersiaplah menjadi korban lilitan setiap kata yang dicurinya, dalam kalimat-kalimat bermakna.  
Kalimat yang membelit sampai ia tak mampu lagi bertransaksi kata

Aku si Pongah Kata
Beraksi dalam pena dan rasa, membabi buta mencengkeram deraian huruf menunjuk kata
Berperang satu per satu dalam lingkaran kepala, berebut mendapatkan tempat dan saling mengaku bermanfaat.

Aku si Pongah Kata
Tak perlu mencetuskan kepalsuan, karena kata yang ku beli hanyalah kepalsuan.
Kenyataannya adalah dunia tak pernah menjual kata-kata
Karena kata-kata menjadi milik bersama

Kini si Pongah Kata lalai
Menunduk dan membisu, membungkam dan mendekam dalam untaian kata-katanya sendiri
Beradu dan berperang dalam balutan gagasan yang tak bosan datang
Hanya ia lupa bagaimana harus merenda kata

                              




Komentar

MENIKUNGKAN DARMA BAKTI

MERENDA HARI (Meluapkan kegundahan)

MELAS