AKANKAH KUDENGAR KATA MAAF ?

AKANKAH KUDENGAR KATA MAAF ?
Karya : Alviyatun

Ilustrasi:canva.com/desain



Merajut kata tak semudah merajut benang renda
Salah-salah memilih kata, bisa ambyar semuanya
Kau nampak tak sebanding dengan lagak dan gaya
Kelihatan bingung dalam mengungkap kata

Kemarin satu logika kau lontar tanpa minta komentar
Mendebat sendiri setiap alasan yang mampir dalam semangkuk pesan
Meski terpotong-potong, katamu mengalir memenuhi gelas bercampur air
Lisanku terpojok 

Kau cipratkan pesan-pesan berantai 
Mengular dan menganak tangga
Meninggalkan kaidah indah bertutur kata
Menyapu bersih mutiara kasih yang pernah tercipta, antara kita

Hanya tinggal serpihan, akankah disatukan?
Membubung lantunan pesan untuk Tuhan
Memelas kasihNya, menggapai ridhoNya
Akankah kudengar kata maaf mengalun merdu di telinga?

Satu kata ajaib, hingga tak setiap lisan mampu mengucapnya
Satu kata indah, hingga karenanya serpihan-serpihan menepi dan menyatu kembali
Satu pesan mendalam, karenanya martabat seseorang ditinggikan
Satu pesan menentramkan, karenanya tak ada lagi kesombongan

Kan kucari ia sampai aku temukan
Agar kau dan aku merasa damai dan tenang


Bantul, 21 Maret 2021






Komentar

MENIKUNGKAN DARMA BAKTI

MERENDA HARI (Meluapkan kegundahan)

MELAS