PUISI DAN TUANNYA

Ilustrasi: Dokumen pribadi


Puisi,
Sendu sedan, gelak tawa, penuh nada dan irama
Lambaian tangan kepada sesama
Yang tak lekang oleh masa

Kepadamu, bibir melisan mesra
Kepadamu, jemari lentik mencoret kata
Kepadamu, rasa menumpah dan mendera
Kepadamu, pikiran mengelana

Ia, setia menunggu tuannya
Dalam setiap saat melukiskan kata-kata
Tak pernah ingkar, karena ia tambatan jiwa
Puisi, kutaruh harap dalam iringanmu

Bantul, 14 Juni 2021

 





Komentar

MENIKUNGKAN DARMA BAKTI

MERENDA HARI (Meluapkan kegundahan)

MELAS