Cintaku Kandas
Cintaku Kandas
~Alviyatun~
Cintaku kandas di pinggiran jalan
Tercecer di sepanjang jalur lintas selatan
Ketika nyanyian angin mendepaknya perlahan
Merenggut paksa jemari dan tangan
Cintaku berkejaran dengan gerimis resah
Menderas melaju menangkap malam
Lalu, hinggap di dahan pinus, membasah
Merinai nyanyian puisi selimut kelam
Esok cintaku menumbuh kembang
Mungkin, tanpa sayap bagai burung kelelahan
Tetapi tidak, ia takkan pernah jera dan bimbang
Merangkai beberapa organ yang tercecer di pinggir jalan
Bantul, 20 September 2021

Komentar
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar, kritik dan sarannya. Semoga memperluas wawasan dan pengetahuan saya, sehingga puisi-puisi saya semakin berkualitas, dan menginspirasi siapapun yang membacanya